Shopping cart:
Jumlah = pcs
Keranjang

Tilting Table

Tilting Table
Kategori TILTING TABLE
Di lihat 282 kali
Harga Rp (hubungi cs)

TILTING TABLE

tmp_29325-tilting-table-1619994730

Tilt table dalam bidang rehabilitasi medik adalah alat yang membantu  mobilisasi dini pada pasien yang tak mampu berdiri sendiri.

Siapa saja yang dapat menggunakan tilt table?

Menurut beberapa literatur menyebutkan bahwa pasien yang mengalami cedera sum-sum tulang belakang (Spinal Cord Injury), cedera otak (Traumatic Brain Injury), stroke, Guillan Barre Syndrome, Parkinson, luka bakar dan  pasien kanker dengan tirah baring lama (tinggal di tempat tidur dalam jangka waktu yang lama) dapat memperleh keuntungan dengan alat ini.

Apa keuntungan dari penggunaan tilting table?

Pada penderita dengan tirah baring lama rawan mengalami komplikasi seperti hipotensi postural, yaitu penurunan tekanan darah akibat perubahan posisi yang dapat menyebabkan pingsan; kontraktur atau kekakuan sendi; dan osteoporosis atau keropos tulang.  Tilt table dapat mengurangi resiko hipotensi postural dengan posisi tegak yang bertahap dari horizontal ke vertikal. Untuk mencegah osteoporosis, tilt table memfasilitasi weight bearing sehingga memperlambat kehilangan kalsium. Keuntungan lainnya dari alat ini yaitu dapat mencegah kontraktur dengan posisi tegak, mengurangi spastisitas,  meningkatkan kontrol togok (trunk), serta meningkatkan konsep diri secara fisik.

Bagaimana prosedur pemakaian tilting table?

Pasien tidak memerlukan persiapan khusus. Dokter spesialis Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi akan memberi penjelasan mengenai tujuan, prosedur pemakaian, dan tanda-tanda bahaya yang wajib dilaporkan pasien selama pemakaian tilt table.
Fisioterapis kemudian melakukan pengecekan tilt table dan alat monitor tanda vital. Posisi awal pasien yaitu berbaring pada tilt table dengan telapak kaki diletakkan pada tempat kaki (foot plate). Selanjutnya fisioterapis memasang sabuk pengaman (harness) pada dada, paha, dan lutut pasien. Setelah mengecek keamanan pasien dan mengatur waktu latihan yang diinginkan, tilt table dinaikkan bertahap hingga posisi tegak (90°). Pada setiap perubahan sudut, pasien ditanya  keluhannya dan dilakukan pengecekan tanda vital.

Bila ada tanda terasa mau pingsan seperti pusing, pucat, penglihatan kabur, posisi tilt table dikembalikan ke posisi awal yaitu mendatar (0°) dan tanda vital pasien dievaluasi hingga stabil. Pada tilt table juga dilengkapi asesoris seperti meja sehingga pasien dapat melakukan aktivitas menggunakan anggota gerak atasnya selama waktu pelaksanaan latihan.

Apa saja efek samping dari pemakaian tilt table?

Pasien dapat mengeluh pusing, pucat, penglihatan kabur, berkeringat dingin hingga pingsan akibat hipotensi postural saat latihan.

Berikut ini Videonya :

Konsultasi Via Telp, Order Via Whatsapp/SMS